5 Destinasi Wisata yang Bermula dari Bencana

Indonesia merupakan negara yang rentan terhadap bencana. Banyaknya gunung api aktif, dikelilingi oleh air berupa lautan dan di atas 2 lempeng tektonik dunia, diantara yang menyebabkan bencana datang silih berganti. Membuat kita selalu waspada akan bahayanya dan selalu siap siaga ketika bencana alam itu datang. Seperti banjir, gunung meletus, Tsunami, gempa bumi. Kita tidak bisa menghindar, tapi lebih kepada mempersiapkan diri ketika bencana itu datang dan mengupayakan untuk mengurangi dampak risiko bencana tersebut atau sering disebut mitigasi bencana.

Semua perlu dipersiapkan mengingat dampaknya yang akan terjadi bagi kehidupan kedepannya. Setelah bencana tersebut usai, biasanya meninggalkan duka, kerusakan materil dimana-mana yang nilainya besar dan tidak bisa dihitung. Kehilangan sanak keluarga dan harta benda membuat para korban harus berjuang mulai dari awal. Berjuang sendiri membuat mereka tetap kuat dan pantang menyerah dengan keadaan serba kehilangan.

Sekarang ini kawasan bekas bencana menjadi tempat menarik untuk dikunjungi. Bekas-bekasnya bisa dilihat sampai sekarang. Dan menjadi sumber penghasilan bagi beberapa penduduk sekitar. Sebagai kawasan ekonomi dan pariwisata, bahkan ada yang menjadi wisata unggulan daerah tersebut. Dari dulu sampai sekarang, bencana alam yang terjadi di masa lalu yang bisa kita lihat di antaranya dalah:

1. Wisata Erupsi Gunung Merapi yang meletus pada 2010

Wisata Erupsi Gunung Merapi via holiday-jogjakarta.blogspot.com

Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada tahun 2010 di Yogyakarta menyisakan duka mendalam bagi warga Yogyakarta pada saat itu. Gunung yang merupakan salah satu gunung api aktif di dunia ini memiliki ketinggian 2.968 m. Setelah beberapa tahun kemudian pemerintah menetapkan radius aman untuk tempat tinggal ada pada jarak 15 Km. Sebelum erupsi, dusun Kinahrejo merupakan dusun terdekat dari puncak gunung dengan jarak sekitar 5 Km. Setelah erupsi tempat tersebut sudah tidak boleh ditinggali lagi.

Para warga telah direlokasi ke tempat yang lebih aman dengan radius aman sekitar 20 Km. Sekarang tempat tersebut menjadi banyak dikunjungi para wisatawan lokal maupun internasional, demi menyalurkan rasa penasaran mereka atas bencana erupsi tersebut. Wisata ini juga biasa dikenal dengan Lava Tour, bertempat di Dusun Kinahrejo kelurahan Umbulharjo, kecamatan Cangkringan kabupaten Sleman DI Yogyakarta.

Wisata ini menjadi wisata unggulan di Yogyakarta dan sekitarnya. Jika kamu datang ke Yogyakarta, maka sempatkanlah untuk mampir. Dari kota Yogyakarta berjarak sekitar 40 Km atau sekitar 1 jam perjalanan, dan bisa ditempuh menggunakan motor, mobil ataupun bus.

2. Wisata Museum Tsunami Aceh 2004

Wisata Museum Tsunami Aceh via wikipedia.org

Museum ini merupakan bangunan untuk memperingati para korban dan untuk tempat perlindungan dari gelombang Tsunami. Pada tahun 2004 Aceh dilanda bencana alam 2 sekaligus yaitu gempa besar berkekuatan sekitar 9,1 Skala Richter. Gempa inilah yang memicu gelombang air laut besar yang menghantam Banda Aceh. Museum ini menjadi wahana edukasi bagi semua masyarakat yang berkunjung ke Aceh.

Yang haus akan informasi dan pengetahuan akan Tsunami yang terjadi di kawasan samudera Hindia. Tidak Cuma Indonesia yang terdampak, negara lain juga seperti Thailand, Sri Lanka dan India pun tak luput dari gelombang laut besar tersebut. Bencana ini merupakan bencana alam dahsyat yang terjadi di indonesia. Ribuan orang tewas.

Kerugian materil dan moril. Dalam rangka mengenang bencana itu maka dibangunlah sebuah museum Tsunami. Museum ini dibangun di kota Banda Aceh pada tahun 2009. Museum ini di arsiteki oleh Ridwan Kamil. Lewat sayembara pembuatan museum Tsunami Aceh yang diadakan oleh pemerintah setempat. Museum ini terletak di kota Banda Aceh, Jl. Sultan Iskandar Muda dekat simpang jam.

3. Wisata PLTD Apung Aceh

Wisata PLTD Apung Aceh via http://visitaceh.asia

Selain museum, aceh juga memiliki monumen yang disebut Monumen PLTD Apung Aceh. Yang telah ditetapkan pemerintah setempat untuk dijadikan kawasan wisata sejarah. Monumen ini merupakan saksi bisu dari kehebatan gelombang Tsunami Aceh pada waktu itu. PLTD ini seharusnya beroperasi di atas air laut. Pada saat terjadi Tsunami PLTD itu terseret gelombang ke daratan yang bergeser sekitar 5 Km dari titik awal. Dan jadilah seperti monumen untuk memperingati bencana Tsunami Aceh.

Bentuknya memang seperti kapal, tapi bukan kapal penumpang. Kapal ini adalah pembangkit listrik. Inilah sisa-sisa dari kedahsyatan Tsunami Aceh yang bisa disaksikan. Bahwasanya telah benar-benar terjadi bencana kemanusiaan. Monumen ini terletak di daerah Gampong Punge Blang Cut Kota Banda Aceh.

Aceh tengah berbenah, menjadikannya lebih layak sesudah mendapatkan bencana. Pembangunan disana makin pesat dengan geliat ekonomi dan pariwisatanya.

4. Wisata Gunung Sinabung

Wisata Gunung Sinabung via www.iljournal.it

Gunung ini berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Dengan ketinggian 2.451 M. Meletus pada tahun 2010, dengan letusan terakhirnya terjadi pada september 2013 dan berlangsung hingga kini. Dengan radius aman pada 5 Km dan para warganya telah direlokasi ketempat yang lebih aman.

Namun tidak bagi mereka yang ingin menyaksikan Gunung Sinabung lebih dekat. Semburan lava pijar dan debu vulkanis menarik para warga. Maka dari itu dijadikanlah bisnis pariwisata di Berastagi yang berjarak 15 km sebelah timur Gunung Sinabung. Kamu dapat menikmati Pesona gunung api aktif.

Kedepannya wisata ini perlu dikembangkan supaya sektor pariwisata menjadi maju, agar Sinabung ini tidak terpuruk, malah bisa menjadi sumber penghidupan bagi warga sekitar Sinabung.

Indonesia yang mempunyai banyak gunung api aktif, mulai menampakkan adanya kemajuan dalam pariwisata yang menawarkan wisata gunung api. Gunung api menjadi menarik dengan aktifitasnya seperti erupsi dan guguran lava pijar.

5. Wisata Erupsi Bromo

Wisata Erupsi Bromo via www.rri.co.id

Di Jawa Timur ada destinasi buat kamu yang cinta akan keindahan alam yang berbeda dengan tempat lainnya. Adalah Gunung Bromo yang ada di 4 kabupaten, yaitu kabupaten Probolinggo, Kabupaten pasuruan, Kabupaten Lumajang dan kabupaten Malang, dengan keinggian 2.329 m diatas permukaan laut. Gunung ini juga masih aktif sampai sekarang dan beberapa bulan lalu sempat erupsi. Yang abunya terbawa angin sampai ke Malang.

Gunung ini merupakan destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Para wisatawan bisa menyaksikan dari dekat bagaimana sisa letusan Gunung Bromo. Kita bisa belajar sejarah kegunungapian, seperti suku asli disekitar gunung yang disebut Suku Tengger, dan letusan terakhir terjadi pada tahun 2004.

Gunung Bromo merupakan lokasi terbaik untuk melihat matahari terbit. Oleh karenanya para wisatawan dapat menuju puncak penanjakan Gunung Bromo diwaktu dini hari. Banyaknya wisatawan yang datang membawa berkah bagi penduduk sekitar Bromo. Oleh karenanya tidak hanya wisata mendaki gunung saja, tapi disana ada juga wisata agro buah stroberi.

Dibalik musibah disitu ada hikmah. Disisi lainnya menjadi berkah. Manusia menjalaninya supaya ada pembelajaran dari alam yang membuat kehidupan manusia kedepannya lebih baik. Setiap orang mempunyai mimpi yang ingin segera diwujudkan. Tidak berlarut dalam kesedihan yang menyakitkan. Kamu harus pantang menyerah dan selalu berusaha dalam mewujudkan mimpimu ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *