Cita Rasa Tersembunyi Dari Kota Serambi Mekkah yang Patut diCoba!

“Dari Sabang sampai Merauke
  Berjajar pulau-pulau
  Sambung menyambung, menjadi satu
  Itulah Indonesia…”

Yup, lagu diatas adalah lagu Dari Sabang Sampai Merauke. Begitu banyak pulau di Indonesia menjadikan Indonesia kaya akan budaya dan makanan khas yang begitu beragam. Salah satu pulau di Indonesia yang menawarkan kuliner yang menggiurkan adalah pulau Sumatera. Kali ini kita terbang akan ke ujung pulau Sumatera. Kota yang 11 tahun lalu dilanda bencana tsunami ini ternyata memiliki berbagai macam makanan yang patut dicicipi.

Tidak terkecuali kota yang berada di ujung pulau Sumatera ini. Kota yang telah menjadi sorotan dunia karena bencana tsunami yang melandanya pada tahun 2004 silam. Kini Aceh telah bangkit dan menampakan ronanya. Menyajikan surga tersembunyi dan makanan khas yang dapat membuat lidah bergoyang riang.

Aceh terkenal dengan kota Serambi Mekkah karena mayoritas masyarakatnya adalah muslim. Dan tentunya makanan dari daerah ini dijamin halal. Kulinernya yang unik dan rasa masakannya yang lezat akan membuat lidahmu bergoyang. Yuk, mari kita intip makanan khas apa saja yang ada di kota Serambi Mekkah ini.

1. Mie Aceh

Mie Aceh via kompasiana.com

Mie Aceh adalah satu jenis kuliner yang menggiurkan dan patut untuk dicoba. Rasanya yang unik karena banyaknya rempah-rempah yang dipakai dalam proses pembuatannya membuat lidah bergoyang. Mie Aceh dapat dicicipi dengan 2 cara, yakni direbus atau digoreng.

Banyak variasi yang ditambahkan dalam mie ini. Kepiting, udang, ayam, daging dan jenis seafood lainnya digunakan sebagai campuran dalam pembuatan mie Aceh. Kita dapat memilih sesuai dengan selera.

Mie Aceh sudah terkenal dimana-mana. Tidak hanya di Aceh saja, namun di berbagai kota di Indonesia banyak yang menjual mie Aceh. Tentunya penjual mie Aceh adalah masyarakat Aceh yang merantau. Rasanya pun tidak kalah dengan mie Aceh yang berada di kota asalnya, kota Aceh.

2. Kopi Aceh

Kopi Aceh via acehplanet.com

Kopi yang telah dikenal sampai mancanegara ini merupakan salah satu kebanggaan dari kota Serambi Mekkah ini. Kopi yang paling terkenal dari sekian banyak jenis kopi yang ada adalah kopi Gayo. Kopi ini paling banyak dicari oleh wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang berkunjung ke Aceh.

Cara penyajiaan kopi Aceh merupakan daya tarik tersendiri. Kopi ini tidak memiliki ampas karena disaring beberapa kali sehingga ampasnya telah terbuang dengan sempurna. Kopi ini memiliki kandungan antitoksin, menambah stamina tubuh dan usut punya usut dapat mengencangkan kulit.

Kopi ini cocok untuk menemani saat bersantai dan bercanda bersama teman. Warung kopi di Aceh juga nyaman untuk dijadikan tempat berkumpul bersama. Bercanda bersama teman atau sekedar bersantai menghilangkan penat adalah cara terbaik untuk menikmati kopi nikmat ini.

3. Sate Matang

Sate Matang via bungong.worpress.com

Sate matang berasal dari daerah Matang, Bireuen. Sate matang disajikan dengan kuah soto. Sate unik dapat kita temui di tidak hanya di Aceh, namun telah merambah ke Medan maupun Jakarta. Dimana ada masyarakat Aceh bermukim, disana ada gerobak bertuliskan “Sate Matang”.

4. Kuah Pliek U

Kuah Pliek U  via www.nuga.co 

Kuliner Aceh satu ini merupakan kuliner yang populer dikalangan pelancong. Dengan campuran berbagai macam rempah-rempah membuat rasanya segar dan nikmat. Kuah Pliek U kaya akan vitamin dan zat-zat yang mampu membangkitkan gairah serta meningkatkan kekebalan tubuh. Kuah Pliek U sangat cocok kamu santap ketika kamu sedang sakit dan tidak berselera untuk makan.

Kuah Pliek U merupakan media untuk memperkenalkan hasil alam Aceh yang begitu kaya akan jenis sayur mayur. Menyantap kuah Pliek U sama dengan menyantap seluruh sayuran yang ada di Aceh. Masakan ini wajib untuk dicicipi karena pergi ke Aceh tanpa makan Kuah Pliek U sama seperti belum pergi ke Aceh. Masakan ini sangat mudah didapatkan hampir di semua rumah makan di Aceh dapat dipastikan menyediakan Kuah Pliek U.

5. Gulai Kambing

Gulai Kambing via www.101jamalullai.blogspot.com 

Hampir setiap daerah di Pulau Sumatera memiliki gulai kambing dengan cita rasanya sendiri. Gulai kambing Aceh memiliki rasa yang khas karena tentunya di masak dengan bumbu khas Aceh. Apabila kita ke Aceh dan memesan gulai kambing maka dapat dipastikan gulai kambing yang kita pesan masih dalam keadaan hangat. Karena gulai ini di masak di kuali besar yang dipanaskan terus menerus.

Oleh karena gulai kambing ini dipanaskan terus menerus, membuatnya tetap hangat saat disajikan. Gulai kambing memang lezat disajikan saat baru keluar dari kuali. Siapa yang suka gulai kambing? Kamu wajib mencoba gulai kambing Aceh ini.

6. Kuah Masam Keu-eung

Kuah Masam Keu-eung via mantap-kuliner.blogspot.com

Masakan asam pedas merupakan masakan yang akan kita jumpai hampir di seluruh daerah di Indonesia. Kuah Masam Keu-eung ini hampir mirip dengan gulai asam padeh di Padang, Sumatera Barat. Masakan bercita rasa pedas dan asam ini dimasak dengan porsi kunyit yang banyak sehingga warnanya terlihat kekuningan.

Berbeda dengan gulai asam padeh yang berwarna sedikit kemerahan. Bahan lain yang digunakan untuk membuat masakan ini adalah asam sunti yang terbuat dari buah belimbing wuluh atau belimbing tunjuk. Asam sunti merupakan bumbu masak wajib di Aceh. Rasanya yang asam bercampur asin karena proses pembuatan asam sunti yang menggunakan garam sebagai pengawetnya.

Rasanya yang segar membuat kuah Masam Keu-eung menjadi primadona. Dimakan tanpa nasi tetap nikmat. Masam Keu-eung juga sarat dengan vitamin dan bagus untuk kesehatan. Karena terbuat dari ikan laut hasil dari nelayan Aceh.

7. Ayam Tangkap

Ayam Tangkap via glory-travel.com

Ayam tangkap berasal dari Aceh Besar. Terbuat dari ayam yang di goreng dengan menggunakan cabai hijau dan daun teumuru atau salam koja atau yang lebih dikenal dengan nama daun kari. Rasanya seperti ayam goreng pada umumnya namun ditambah dengan aroma dari daun teumuru dan cabai hijau membuatnya mempunyai sensasi rasa tersendiri.

Ayam ini disebut ayam tangkap karena cara penyajiannya yang unik. Ayam yang dipotong kecil-kecil disembunyikan diantara daun teumuru dan cabai hijau serta ditambah taburan bawang goreng. Sehingga ayam ini dinamakan ayam tangkap karena letaknya disembunyikan diantara daun dan cabai.

8. Rujak Aceh

Rujak Aceh via plus.google.com

Rujak dapat kita temui di banyak daerah di Indonesia. Begitu pula di Aceh, rujak Aceh memiliki keunikan sendiri yaitu dengan campuran buah rumbia yang merupakan buah khas Aceh. Buah rumbia di campur dengan buah lainnya di serut dan tambahkan saus rujak. Makanan ini dapat disajikan dingin dengan es maupun tidak, sangat nikmat disantap saat cuaca sedang terik.

9. Martabak Aceh

Martabak Aceh via sianakdesa.com

Martabak Aceh sangat berbeda dengan martabak yang kita kenal. Martabak ini berbahan dasar roti canai, tampailan martabak ini mirip dengan telur dadar biasa. Namun ketika digigit baru terasa perbedaannya. Rasanya yang gurih dan sedikit pedas membuatnya memiliki cita rasa yang khas.

10. Keumamah

Keumamah via helloacehku.com

Keumamah adalah kuliner yang sangat terkenal di Aceh. Dimasak dengan berbagai macam rempah-rempah menimbulkan cita rasa tersendiri. Keumamah terbuat dari ikan tongkol yang telah di rebus kemudian di jemur dan dibuang tulangnya.

Keumamah tahan berminggu-minggu, meski tanpa pengawet. Karena awetnya alami masakan ini dulunya dijadikan makanan para pejuang Aceh. Rasanya pun tidak kalah nikmat dengan masakan Aceh lainnya.

Bagaimana? Kuliner dari kota Serambi Mekkah ini tidak kalah menggiurkan dengan kuliner Eropa, bukan? Selain sehat juga mudah untuk dibuat karena bahan-bahannya dapat kita temui di pasar-pasar tradisional. Selamat mencoba..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *