Kegiatan yang Dapat kamu Lakukan Saat Melancong ke Kota Kuno Hoi An

Kuno, jadul, dan ketinggalan jaman itu biasanya nggak punya daya tarik. Sekarang jamannya kekinian, mulai dari bunga amarylis sampai enceng gondok. Eits, tapi jangan salah, beberapa tahun belakangan banyak banget barang-barang kuno yang kemudian muncul lagi dan jadi primadona. Contohnya nih, baju-baju flanel dan daster bunga-bunga, trus yang baru aja nge-trend beberapa bulan lalu, si batu akik dan kawan-kawannya.

Nah, soal traveling pun sekarang banyak pelancong-pelancong yang nggak cuma nyari mall dan hal-hal modern. Kalau dulu sering banget kita lihat foto jalan-jalan ke tempat-tempat wisata alam macam pantai dan pegunungan, ternyata sekarang lagi banyak nih yang jalan-jalannya emang sengaja nyari hal-hal kuno dan antik apalagi unik. Jalan-jalan ke tempat kuno bukan berarti ngeliatin benda-benda purbakala atau fosil-fosil lho ya. Nih, ada nih kota kuno namanya Hoi An di provinsi Quang Nam, Vietnam.

Lalu apa yang menjadi daya tarik dari kota kuno Hoi An ini? Kota yang berada di dekat sungai Thu Bon ini karena dulunya adalah bekas pusat perdagangan terkenal, tentunya punya keindahan sungai dan dermaga-dermaga yang layak buat dikunjungi. Jadi, Hoi An dulu itu merupakan pelabuhan perdagangan sejak abad 15 sampai abad 19 dimana pedagang-pedagang Eropa ngumpul lalu kemudian menyebar ke Asia Tenggara.

Gara-gara jadi pelabuhan dagang dan tempat ngumpulnya pedagang-pedagang dari berbagai belahan dunia, bangunan-bangunan yang ada di Hoi An pun ikutan terpengaruh. Kebanyakan bangunan di Hoi an terpengaruh sama budaya Cina, Jepang, dan ada juga yang Eropa. Nah sejak tahun 1985, kota kuno Hoi An resmi jadi warisan budaya dunia yang diresmikan sama UNESCO.

Hoi An via whc.unesco.org

Kalian pasti bingung kan mau nyari apa disana? Nah, ini ada beberapa hal yang wajib kalian lakuin waktu jalan-jalan di Hoi An. Mulai dari makanan sampai tempat-tempat seru di Hoi An, siap-siap bookmark pokoknya!

1. Nyicipin rasa Eropa dan Asia lewat Banh Mi

Jangan sampai salah baca lho ya, BANH MI, bukan BAK MI :D. Kalau bakmi mah disini juga banyak, hehe. Lalu apa itu Banh Mi? Banh Mi adalah roti baguette yang dibuat menggunakan tepung beras, beda dengan roti baguette pada umumnya yang dibuat pakai tepung gandum.

Banh Mi mirip dengan roti sandwich pada umumnya, di dalam Banh Mi terdapat isian daging babi (bisa juga sapi), sayur-sayuran, telur, dan saus khas dari Hoi An. Nah yang bikin spesial itu sausnya yang bisa dibilang perpaduan antara rasa Vietnam campur sama rasa Eropa gitu. Jadi, kalau ke Hoi An wajib beli roti satu ini, harganya juga tergolong murah cuman sekitar 20-30 ribu rupiah.

Bahn Mi via www.geckosadventures.com

2. Belanja Baju? Mending Langsung Bikin!

Belanja baju via usemayjourney.files.wordpress.com

Salah satu daya tarik wisatawan buat mampir ke Hoi An adalah para penjahit handal yang berderet-deret di sepanjang jalan tengah kota Hoi An. Mulai dari jas, kemeja, gaun pesta, t-shirts, tas, hingga sepatu kulit semuanya bisa dibuat disini. Semua pilihan baju itu bisa di-pas-in sama badan kita, jadi cukup pilihan bahan dan para penjahit bakalan ngatur ukurannya sesuai badan kita.

Masalah harga, jelas lebih murah dibanding beli di toko, dan itu semua keputusan kita mau pakai bahan yang kualitasnya macam apa, tentunya semakin bagus kualitasnya semakin mahal. Sebelum mutusin buat bikin baju atau apapun itu, baiknya sih banding-bandingin dulu sama penjahit sebelah. Kita mah dah pinter nawar-nawar lah ya, jadi atur tuh mana yang lebih menggiurkan tawarannya, dan bukan cuman dari segi harga tapi dari waktu pembuatannya juga yang kadang bisa selesai satu sampai dua hari.

3. Jalan-jalan di Pinggir Sungai

Sungai via www.vovworld.vn

Namanya juga bekas pelabuhan dagang, tentunya deket sama sungai dan dermaga. Thu Bon River namanya, sungai yang berada persis disamping kota Hoi An. Sepanjang sungai ini banyak warung-warung yang menjual berbagai pernak-pernik yang cocok buat jadi oleh-oleh.

Sambil nikmati sore menjelang malam, jalan-jalan di sepanjang sungai Thu Bon dan belanja oleh-oleh. Selalu perhatikan bawaan, tas, dan dompet jangan sampai kebobolan karena kebanyakan belanja oleh-oleh. Makin malam, sepanjang jalan disamping sungai Thu Bon bakal banyak lampion yang nyala dan bikin malam kalian makin romantis.

Sungai Thu Bon via whc.unesco.org

4. Nikmatin Keindahan Kota dengan Bersepedaan

Kota kuno Hoi An beserta bangunan-bangunan kunonya akan membawa kalian melewati jaman dengan keantikan dan keunikan di tiap sudut kotanya. Bersepeda di pagi hari menyusuri tiap bagian di kota Hoi An bakal jadi moment yang nggak bisa dilupain. Abadikan beberapa moment kalian dan selalu coba cari sudut baru di kota itu.

Sembari bersepeda, sempatkan untuk merasakan keragaman dan keramahan dari penduduk lokal dengan sesekali bertanya ke penduduk lokal. Lupakan bahasa lisan, tersesatlah dan gunakan bahasa tubuh kalian, rasakan serunya bertualang di kota kuno dengan benar-benar mempelajari keanekaragaman budaya di dalamnya.

5. Kenyangin Perut dengan Kuliner Asli Hoi An

Hoi An dipenuhin dengan berbagai macam restoran yang didalamnya terdapat beragam pilhan menu tradisional. Cicipi hidangan lokal bernama Cao Lau yang merupakan sup dengan mie di dalamnya. Menu ini berbeda dengan Pho maupun menu sup lainnya di seantero Vietnam. Selain Cao Lau, kalian juga wajib nikmatin yang namanya White Rose Dumplings dengan isian udang yang dibentuk menyerupai mawar.

6. Nikmatin Malam Penuh Warna di Hoi An

Pict via www.dongtravel.com

Setelah jalan-jalan dan nyicipin berbagai kuliner tradisional di Hoi An, udah dapet oleh-oleh dan baju-baju asli karya penjahit di Hoi An, sekarang saatnya nikmati waktu malam kalian dengan duduk santai di cafe-cafe samping sungai Thu Bon di sepanjang Hoi An. Tiap sorenya, setiap cafe dan warung-warung di sepanjang sungai Thu Bon bakal nyalain lampion dan menghiasi malam dengan berbagai warna.

Hoi An juga merupakan kota pengrajin lampion yang cukup terkenal, itulah yang menyebabkan banyaknya lampion yang dijual di Hoi An dan para turis menyebutnya sebagai Lantern Night Market. Sambil nikmati kopi di cafe-cafe, duduk dan ngobrol bareng warga sekitar bakal menjadi moment yang nggak bisa dilupain. Cobain juga Vietnamese Coffee yang manis dengan perpaduan kopi, gula, dan susu kental manis yang bikin malam kamu makin lengkap, kalau mau sedikit unik bisa juga ditambahkan telur mentah di dalamnya.

Pilihan wisata sekarang makin beragam dan makin menarik. Makin banyaknya yang pamer jalan-jalan di gunung, pantai, dan daerah-daerah alam nan indah maka makin banyak pula yang tertarik buat nyobain jalan-jalan kesana juga. Sayangnya, kadang kita terlalu egois dengan mengotori dan bahkan merusakan keindahan-keindahan itu juga nggak berpikir tentang para traveler setelah kita.

Jadi, ayok kita bareng-bareng jadi traveler cerdas dengan tetap peduli lingkungan dan selalu menjaga apa yang kita sebut indah itu. Mantan yang indah aja tetep kita jaga silaturahminya, masa tempat wisata, alam, dan kota-kota yang indah itu nggak kita jaga juga? So, be a Smart Traveler! Salam jalan-jalan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *